Oleh : Ardy Prasetyo
Jalan hitam kadang terang
Melawan arus yang benderang
Apakah semua hitam kan berlinang
Semenjak mata tak terasa pandang
Sejenak merangkai kata jalang
Berdegup dalam hembusan sampah kau buang
Sedetik mati dalam lingkaran gambang
Semuanya lenyap tapi ada dalam hilang
Puas kumenghina gamblang
Seperti arus liar menggelanggang
Tertawa tak pernah gamblang
Begitulah desah cak lanang
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar